Hades: Roguelike Cepat yang Punya Cerita Kuat dan Adiktif

Konsep Dasar Hades yang Sederhana tapi Efektif

Hades adalah game action roguelike buatan Supergiant Games yang menempatkan pemain sebagai Zagreus, putra Hades, yang berusaha kabur dari dunia bawah. Premisnya sangat sederhana: mati, ulangi, jadi lebih kuat. Namun kesederhanaan ini justru menjadi fondasi gameplay yang solid dan konsisten.

Setiap kali mati, pemain kembali ke awal dengan progres tertentu yang tetap tersimpan. Tidak ada rasa sia-sia meskipun gagal. Sistem ini membuat pemain selalu merasa “selangkah lebih maju” dibanding percobaan sebelumnya. Inilah alasan utama kenapa Hades jarang terasa membuat frustrasi.

Struktur dungeon-nya juga jelas dan rapi. Pemain selalu tahu apa yang sedang dikejar: keluar dari Underworld. Tidak ada dunia terbuka yang membingungkan atau quest bertele-tele. Fokus Hades sangat tajam—aksi, progres, dan pengulangan yang menyenangkan.

Bagi pemain yang baru mengenal genre roguelike, Hades adalah pintu masuk yang sangat ramah tanpa mengorbankan kedalaman mekaniknya.

Gameplay Cepat dengan Kontrol yang Presisi

Hades mengandalkan pertarungan cepat, responsif, dan penuh keputusan instan. Setiap senjata memiliki gaya bermain yang berbeda, mulai dari pedang jarak dekat, tombak seimbang, hingga senjata jarak jauh yang agresif.

Kontrol terasa sangat presisi. Saat kalah, pemain jarang merasa dicurangi. Hampir selalu jelas kesalahan ada di timing, posisi, atau keputusan sendiri. Ini penting untuk game dengan tingkat pengulangan tinggi—karena pemain mau belajar, bukan menyerah.

Variasi kemampuan berasal dari Boon para dewa Olympus seperti Zeus, Athena, dan Ares. Kombinasi Boon ini membuat setiap run terasa unik. Bahkan dengan senjata yang sama, gaya bermain bisa berubah drastis tergantung pilihan upgrade.

Kecepatan permainan memaksa pemain fokus penuh, tapi tidak sampai melelahkan. Hades berhasil menjaga ritme: intens, tapi tetap terkendali.

Cerita yang Jalan Bersamaan dengan Kematian

Hal paling menonjol dari Hades dibanding roguelike lain adalah ceritanya tidak berhenti saat pemain gagal. Justru kematian menjadi bagian penting dari narasi.

Setiap kali Zagreus kembali ke House of Hades, dialog baru muncul. Hubungan dengan karakter lain berkembang sedikit demi sedikit. Pemain tidak perlu “menang dulu” untuk menikmati cerita—cukup terus bermain.

Karakter-karakternya kuat dan memorable. Hades yang dingin, Nyx yang misterius, Achilles yang bijak—semuanya ditulis dengan dialog yang tajam dan tidak bertele-tele. Tidak ada cerita panjang yang dipaksakan, tapi cukup untuk membuat pemain peduli.

Pendekatan ini membuat pemain termotivasi bukan hanya untuk menang, tapi juga untuk melihat kelanjutan cerita. Jarang ada game aksi yang menyatukan narasi dan mekanik sebaik ini.

Presentasi Visual dan Audio yang Konsisten

Secara visual, Hades menggunakan gaya ilustrasi 2D dengan warna kontras dan animasi halus. Desain karakternya tegas, penuh kepribadian, dan langsung dikenali. Tidak ada aset yang terasa generik.

Efek visual saat bertarung jelas dan informatif. Pemain bisa membaca situasi tanpa harus berpikir keras, meskipun layar penuh efek. Ini krusial untuk game cepat seperti Hades.

Soundtrack-nya menjadi salah satu kekuatan utama. Musik rock-orchestral khas Supergiant Games meningkatkan tensi tanpa mengganggu fokus. Lagu-lagu tertentu bahkan menjadi identitas area dan momen cerita.

Voice acting juga patut diapresiasi. Hampir semua dialog RAJA99 disuarakan, dan kualitasnya konsisten tinggi. Ini membuat dunia Hades terasa hidup meskipun setting-nya terbatas.

Progres yang Adil dan Tidak Memaksa

Hades memberi pemain kontrol penuh atas tingkat kesulitan. Jika terlalu sulit, pemain bisa mengaktifkan God Mode untuk mengurangi damage secara bertahap tanpa stigma “cheat”. Ini menunjukkan desain yang menghargai pemain, bukan menguji ego.

Sistem progres permanen seperti Mirror of Night memberi rasa pertumbuhan yang nyata. Pemain jadi lebih kuat, tapi tetap harus bermain dengan baik. Tidak ada shortcut instan.

Game ini juga tidak memaksa grinding berlebihan. Setiap sesi bermain terasa bermakna, bahkan jika hanya 20–30 menit. Cocok untuk pemain dengan waktu terbatas.

Hades membuktikan bahwa game sulit tidak harus tidak ramah. Tantangan bisa tetap seru tanpa mengorbankan kenyamanan pemain.